Beranda Kota Batu Sekolah di Kota Batu Mulai Gelar PTM Terbatas

Sekolah di Kota Batu Mulai Gelar PTM Terbatas

6
0
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko meninjau PTM. (Foto: Javasatu.com)

MAC-KOTA BATU- Sekolah di Kota Batu Jawa Timur mulai jenjang TK hingga SMP hari ini, Senin (6/9/2021) mulai menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Pelaksanaan PTM terbatas ditinjau langsung oleh Wali Kota Batu Dra Hj Dewanti Rumpoko.

Beberapa sekolah yang sudah menggelar kegiatan belajar mengajar, PTM terbatas yang ditinjau Walikota Batu diantaranya adalah SMP Muhammadiyah 8, SMPN 1 Batu, SMAN 1, SMP Islam As Salam, dan MTs Negeri Kota Batu.

Dalam kunjungannya, Wali Kota Batu didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Eny Rachyuningsih dan Kabag Prokopim M Tavip.

Wali Kota Batu menjelaskan kegiatan pembelajaran ini dilaksanakan secara terbatas, setiap ruang kelas hanya diisi 15 hingga 16 siswa.

Bahkan, penyelengaraan PTM hanya selama 3 jam saja. Ada pula yang tetap mengikuti secara online (daring).

“Alhamdulillah, setelah kami meninjau prokes sudah berjalan dengan baik. Sekarang tinggal guru, satgas sekolah, dan murid bagaimana mentaati protkes,” kata Dewanti.

Wali Kota Batu juga memerintahkan Kadindik untuk mengontrol pelaksanaan PTM setiap saat.

“Setiap saat, tanpa mengenal waktu berkeliling untuk memastikan protkes berjalan dengan baik,” tambahnya

Wali Kota Batu juga menyempatkan untuk menyapa dan berdialog dengan para siswa, untuk memberikan motivasi dan semangat, serta memberikan informasi tentang protokol kesehatan.

Baca Juga: Pemkab Deli Serdang Batal Dirikan Lokasi Isoter – Kliktimes.com
Baca Juga: Ribuan Vaksin Sinovac untuk Warga Pakisaji – Malangartchannel.com
Baca Juga: Kampung Cempluk Festival ke-11, Meluaskan Pandangan & Mempertajam Pikiran – Kliktimes.com
Baca Juga: Polres Batu Gelar Sertijab, Ini Selengkapnya – Malangartchannel.com
Baca Juga: Antusias Santri Ponpes Miftahul Ulum Ganjaran Gondanglegi Ikuti Vaksinasi Merdeka Polres Malang – Javasatu.com

Kepala Dinas Pendidikan kota Batu Eny Rachyuningsih menjelaskan pembelajaran PTM menunggu kesiapan sekolah. Saat ini ada 24 sekolah yang telah mendapatkan rekomendasi dari gugus tugas COVID-19.

“Proses bukan hanya dari sekolah, sebelum berangkat, dan penjemputan adalah tanggung jawab wali murid,” kata Eny. (Admin)

Artikel sebelumyaWali Kota Sutiaji: Kompetensi dan Integritas Tak Ada Artinya Jika Tak Dikuatkan Oleh Etika Dan Moral
Artikel berikutnyaSantri Ponpes Miftahul Ulum Ganjaran Gondanglegi Ikuti Vaksinasi Merdeka Polres Malang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here